Masa depan Kevin De Bruyne bersama Napoli kini berada dalam ketidakpastian setelah sang gelandang secara terbuka mengkritik taktik yang diterapkan oleh pelatih Antonio Conte. Berdasarkan pantauan redaksi dari wawancaranya dengan media Belgia Nieuwsblad, De Bruyne mengaku merasa frustrasi karena tidak pernah dimainkan dalam peran idealnya sepanjang musim ini.
// RELATED STORIES
Menurut pengamatan tim redaksi di lapangan, ketegangan antara pemain bintang asal Belgia tersebut dan staf kepelatihan Napoli tampaknya sudah tidak bisa disembunyikan lagi. De Bruyne mengeluhkan filosofi sepak bola Conte yang dinilai terlalu defensif, terutama taktik lima bek yang membuat produktivitas gol tim menjadi sangat minim.
Kritik tajam dari sang pemain langsung mendapatkan respons keras dari asisten pelatih Napoli, Cristian Stellini. Berdasarkan laporan Mediaset, Stellini menilai tidak masuk akal bagi Napoli untuk mempertahankan pemain berusia 33 tahun yang dianggapnya lebih mementingkan estetika permainan daripada hasil akhir pertandingan.
Dari pantauan redaksi, situasi internal Napoli semakin rumit mengingat kontrak Kevin De Bruyne kini hanya tersisa satu tahun lagi. Manajemen klub diprediksi akan segera mengadakan pertemuan intensif dengan sang pemain untuk membahas kelanjutan kariernya di Serie A, terutama setelah posisi Antonio Conte sendiri mulai digoyang isu pergantian pelatih.
Beberapa pengamat sepak bola Italia menilai bahwa Massimiliano Allegri, yang kerap dikaitkan dengan Napoli, mungkin memiliki pendekatan yang lebih fleksibel untuk meredam ego para pemain bintang. Namun, jika De Bruyne tetap menuntut gaya bermain menyerang yang atraktif, kecocokan taktisnya dalam formasi Serie A akan tetap menjadi tanda tanya besar bagi klub.
// READ ALSO
Empat Pelatih Top Masuk Bursa Kandidat Pelatih Timnas Italia — Antonio Conte dan Roberto Mancini menjadi kandidat terdepan untuk melatih Timnas Italia setelah pemi...